Penjelasan Tentang Virus Nipah (NiV)

Virus Nipah (NiV) adalah virus zoonosis berbahaya dari famili Paramyxoviridae yang ditularkan dari
kelelawar buah (Pteropus sp.) ke hewan ternak (terutama babi) dan manusia, menyebabkan gejala
pernapasan akut hingga peradangan otak (ensefalitis) yang mematikan. Virus ini pertama kali
ditemukan di Malaysia (1998-1999), dengan tingkat kematian manusia mencapai 40-75%.
Informasi Penting Virus Nipah:
Penyebab & Penularan: Berasal dari air liur, urine, dan kotoran kelelawar buah. Penularan ke
manusia melalui kontak langsung dengan babi terinfeksi, konsumsi buah yang terkontaminasi air liur
kelelawar, atau penularan antarmanusia.
Gejala: Masa inkubasi 4-14 hari, gejalanya meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, sakit
tenggorokan, batuk, sesak napas, kejang, hingga koma.
Pencegahan: Menghindari kontak langsung dengan babi dan kelelawar, mencuci bersih buah/sayur, dan
menjaga kebersihan tangan.
Wabah: Kasus terbanyak dilaporkan di Asia Tenggara (Malaysia, Singapura) dan Asia Selatan (India,
Bangladesh).
Virus ini diklasifikasikan oleh CDC sebagai agen Kategori C karena tingkat bahayanya yang tinggi.
Hingga saat ini, belum ada pengobatan khusus yang disetujui, sehingga penanganan fokus pada gejala.