Kemenkes Turunkan 527 Relawan TCK Batch 3 Perkuat Layanan Kesehatan Pascabencana di Aceh

Banten, 18 Januari 2026
Kementerian Kesehatan RI kembali menugaskan 527 relawan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Batch 3
untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat pascabencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh.
Penugasan yang dikoordinasikan oleh Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes ini merupakan kelanjutan dari
TCK Batch 2 dan berlangsung pada 18–31 Januari 2026.
Relawan TCK Batch 3 akan bertugas di sembilan kabupaten/kota prioritas, yakni Bireuen, Pidie Jaya,
Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Tamiang, dan Pidie.
Pelepasan relawan dilakukan oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Kemenkes,
dr. Yuli Farianti, pada Minggu (18/1) di Terminal 3 Gate 4 Bandara Soekarno-Hatta, Banten.
Dalam arahannya, dr. Yuli Farianti menyampaikan bahwa kondisi lapangan pada fase Batch 3 telah
mengalami perbaikan dibandingkan fase awal penanganan bencana, dengan fasilitas kesehatan dan
pelayanan masyarakat yang mulai kembali berjalan. Meski demikian, ia menekankan pentingnya
kewaspadaan, keselamatan, dan empati selama penugasan.
“Jaga diri, jaga teman, dan jaga institusi kalian,” pesan dr. Yuli, seraya mengingatkan
pentingnya koordinasi dengan petugas kesehatan setempat dan tim pendamping pusat.
Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Agus Jamaludin, menyampaikan bahwa relawan terdiri atas
tenaga kesehatan dan nonkesehatan, meliputi dokter, dokter gigi, dokter spesialis, psikolog klinis,
perawat, tenaga gizi, tenaga kesehatan lingkungan, serta tenaga pendukung lainnya sesuai kebutuhan
di lapangan. Selain dari Jakarta, relawan juga berasal dari sejumlah provinsi lain, terutama
Makassar.
“Atas nama Kementerian Kesehatan, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada
seluruh relawan TCK. Selamat mengabdi dan berikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Aceh,”
tutup dr. Yuli.
Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Kesehatan RI. Untuk
informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Halo Kemenkes melalui hotline 1500-567, SMS
0812-8156-2620, atau email kontak@kemkes.go.id. (DF/SK)
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik
Aji Muhawarman, ST, MKM